Showing posts with label Nasional. Show all posts
Showing posts with label Nasional. Show all posts

Wednesday, September 21, 2016

Banjir Bandang Garut:Kronologi Banjir Bandang di Garut

Flat News Magazine of Year     8:59:00 PM     No comments
Banjir Bandang Garut:Kronologi Banjir Bandang di Garut
GARUT - Berikut kronologi terjadinya banjir bandang yang menghantam 7 wilayah di Kabupaten Garut, Jawa Barat.
 
Pada pukul 19.00 WIB tanggal 20 September 2016. Hujan deras mengguyur wilayah Garut.
Hal ini menyebabkan debit air Sungai Cimanuk dan Sungai Cikamuri naik dengan cepat. Hal ini menyebabkan banjir setinggi sekitar setengah meter di sejumlah lokasi.

                  

Satu jam kemudian banjir semakin tinggi di 7 lokasi, yakni mencapai 1,5 meter hingga 2 meter, ditambah banjir bandang yang membawa material lumpur.

Banjir mulai surut pada dini hari, menyisakan kondisi porak poranda di sejumlah wilayah di Kabupaten Garut. ( source )

Monday, September 12, 2016

Trigana Air:Pesawat Trigana Air bawa BBM tergelincir di Papua

Flat News Magazine of Year     7:07:00 PM     No comments
Trigana Air tergelincir di Bandara Wamena. ©2016 Merdeka.com
Trigana Air tergelincir di Bandara Wamena. ©2016 Merdeka.com
Kecelakaan pesawat terjadi di Bandara Wamena, Papua. Pesawat Trigana Air tergelincir pada sekitar pukul 07. 30 WIB di bandara tersebut.

"Iya betul tergelincir, pagi tadi," kata Jaelani, petugas Trigana Air saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Selasa (13/9).

Pesawat tersebut diketahui membawa suplai BBM Pertamina. Belum diketahui secara pasti penyebab dan kronologi dari tergelincirnya pesawat ini.source

"Belum tahu, sedang ditangani petugas di sana," tandasnya

Wednesday, August 31, 2016

Gerhana Matahari Cincin Muncul Petang Nanti di 124 Kota

Flat News Magazine of Year     7:00:00 PM     No comments
Gerhana Matahari Cincin Muncul Petang Nanti di 124 Kota
Fenomena gerhana Matahari cincin (GMC) sebagian bakal terjadi hari ini. Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) menyatakan, fenomena ini bisa dinikmati dari 124 kota dan kabupaten di 10 provinsi.
Dari peta lintasan GMC yang dirilis BMKG, provinsi yang dilewati gerhana ini, yakni: Sumatera Barat bagian selatan, Bengkulu, Sumatera Selatan bagian tenggara, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur bagian barat.

Salah satunya bisa teramati di Seai, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Seperti disampaikan koordinator BMKG Sumatera Barat Rahmat Triyono.
"Peristiwa ini tidak terjadi setiap tahun," kata Rahmat Triyono kepada Liputan6.com di Pandang, Sumbar, Rabu (31/8/2016).
"Secara statistik kasar (GMC) terjadi setiap 350 tahun sekali," sambung dia.

Di Seai, kontak pertama peristiwa astronomi ini diprediksi terjadi pada pukul 17.42 WIB. Pada saat itu, piringan bulan mulai menutupi matahari. Puncaknya diprediksi terjadi pukul 17.52 WIB.
Dan kontak terakhir terjadi pada pukul sekitar pukul 18.02 WIB.

Statistik BMKG mencatat, peristiwa GMC sebagian ini merupakan yang keempat sepanjang tahun 2016 yang teramati di langit Indonesia. Diprediksi, pada pertengahan September, peristiwa gerhana Bulan penumbra (GBP) bisa teramati pada 16-17 September 2016.

Sebelumnya, serangkaian peristiwa gerhana teramati: gerhana Matahari total (9 Maret 2016), gerhana Bulan penumbra (23 Maret 2016), gerhana Bulan penumbra (18 Agustus 2016).

Gelombang Laut

Peristiwa GMC terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari oleh Bulan sehingga tidak sepenuhnya sampai ke Bumi. GMC terjadi karena pergerakan dinamis dari Matahari, Bulan, dan Bumi yang terjadi pada saat fase Bulan baru.

Banyak pihak mengaitkan peristiwa ini berdampak pada ketinggian gelombang air laut saat GMC terjadi. "Mengenai dampaknya terhadap perubahan tinggi air laut jelas ada," tutur Hadi.
Dia mengatakan, pengukuran dampak akurat tinggi gelombang dilakukan dengan mengukur ketinggian gelombang sebelum dan sesudah peristiwa GMC.
Di Padang, BMKG Padang Panjang akan melakukan pengamatan gerhana matahari ini di Mercusuar Bukit Lampu, Bungus dengan menggunakan teropong Vixon.source

Monday, August 29, 2016

Pesawat Cessna jatuh terbalik di area sawah, 2 orang terluka

Flat News Magazine of Year     8:50:00 PM     No comments
Pesawat Cessna jatuh terbalik di area sawah, 2 orang terluka
Pesawat Cessna jatuh di Cirebon. ©2016 Merdeka.com
Sebuah pesawat latih jenis Cessna kembali jatuh. Kali ini pesawat dengan kode 172 itu terjatuh di area sawah Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

"Pesawat latih Cessna 172 jatuh di area pesawahan yang masuk wilayah Mundu Wangunan (Cirebon)," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus lewat pesan singkat kepada wartawan, Selasa (30/8).

Pesawat dengan dua awak penumpang itu jatuh sekitar pukul 09.10 WIB. Polisi saat ini sedang mengamankan tempat kejadian perka (TKP). Di lokasi, polisi juga sudah memasang garis polisisource

"Saat ini polisi sedang amankan TKP dengan pasang police line," ungkapnya.

Untuk diketahui, kurang dari satu bulan pesawat latih juga pernah jatuh di area sawah di Desa Kujang, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya pada Kamis 18 Agustus lalu. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Wednesday, August 24, 2016

Ini hinaan paling parah pada presiden Soeharto, Mega dan SBY

Flat News Magazine of Year     8:04:00 PM     No comments
Ini hinaan paling parah pada presiden Soeharto, Mega dan SBY
Diduga menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan pakaian adat Batak, dua akun Facebook dilaporkan Aliansi Masyarakat Luat Pahae ke Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara. Akun atas nama Nunik Wulandari II dan Andi Redani Putribangsa menghina dengan bahasa kasar.

Ketua Aliansi Masyarakat Luat Pahae, Lamsiang Sitompul meyakini, Nunik dan Andi tak hanya menghina Jokowi saja, tapi juga pakaian adat yang dikenakan. Sebab, keduanya menyidir penampilan Presiden lewat postingan mereka, disertai dengan gambar.source

Postingan itu ditulis di sebuah grup Facebook, bernama 'Berjuang Bersama PRABOWO'. Nunik menulis kata-kata tak pantas. Jokowi seperti badut di Pulau Nias. Sementara Andi Redani menyamakan Jokowi dengan Lady Gaga.

"Kita terhina, saya sebagai orang Batak terhina. Saat Jokowi dikasih pakaian adat Batak dan dipakai, itu yang dihinanya, saya sebagai orang batak terhina. Ini menyangkut ITE," kata Lamsiang saat dihubungi merdeka.com, Rabu (24/8).

Atas alasan tersebut, kedua akun Facebook tersebut dijerat dengan Pasal 27 ayat 3 UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE juncto Pasal 157 KUHP. Dia mengaku kecewa dengan tulisan kedua akun tersebut yang sudah menghina pakaian kehormatan yang dikenakan Jokowi.

"Jelas sekali dia menghina Batak. Bagi kita ini sudah penghinaan, dan kalau melaporkannya harus orangnya langsung yang mengadu, nah sebagai orang Batak yang dihina kita laporkan karena merasa terhina," tegas Lamsiang yang berprofesi sebagai pengacara ini.

Selain Jokowi, beberapa Presiden RI sebelum Jokowi juga pernah mengalami penghinaan serupa, bahkan ada yang lebih parah. Berikut rangkumannya:


1.Kartu Lebaran Politik dan Iwan fals

Ini hinaan paling parah pada presiden Soeharto, Mega dan SBY

Kasus penghinaan terhadap Presiden pernah terjadi di Era Orde Baru. Pelakunya adalah Sri Bintang Pamungkas, dia diakwa melakukan tindakan subversi dengan mendirikan Partai Uni Demokrasi Indonesia disingkat PUDI, menentang Soeharto, membuat kartu Lebaran politik, dan membuat Undang-Undang Dasar baru.

Atas perbuatannya, Sri Bintang dibekuk polisi dan ditahan di Rumah Tahanan Kejaksaan Agung. Meski menjadi tahanan politik, perubahan peta politik membuat namanya kembali dibersihkan, dia bersama Saleh Abdullah dan Julius Usman diputus bebas oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Tak hanya Sri Bintang, musikus Iwan Fals juga pernah tersangkut kasus yang sama akibat lagu-lagu ciptaannya. Akibatnya, dia dicekal dan dilarang melakukan pertunjukan ke daerah.

Kasus yang menimpanya itu terjadi mulai tahun 1984, ketika dia menciptakan lagu berjudul Mbak Tini. Lagu itu mengisahkan seorang pelacur yang membuka warung kopi di pinggir jalan dan mempunyai suami bernama Soeharto, seorang supir truk.

Oleh aparat, lagu itu dianggap menghina Soeharto. Tak cuma dicekal, Iwan juga terancam dijebloskan ke penjara.


2.Hinaan Buat Megawati
Ini hinaan paling parah pada presiden Soeharto, Mega dan SBY

Sebuah harian politik nasional, Rakyat Merdeka, pernah tersandung masalah akibat judul berita mereka yang dinilai provokatif dan subversi. Dalam edisi 6,8, dan 31 Januari 2003, harian ini menulis dengan judul "Mulut Mega Bau Solar, "Mega Lintah Darat, dan "Mega Lebih Ganas dari Sumanto".

Hal itu berlanjut pada edisi 4 Februari, mereka memuat judul "Mega Cuma Sekelas Bupati".

Judul tersebut membuat seorang anggota Polri melaporkan harian tersebut ke polisi. Akibatnya, Supratman pun dibekuk dan sempat dijebloskan ke Rumah Tahanan. Dia dijerat Pasal 134 juncto Pasal 65 Ayat (1) KUHP.

Namun, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, menganulir beberapa dakwaan jaksa. Meski demikian, Supratman tidak lolos begitu saja, dia tetap divonis hukuman penjara selama enam bulan dengan masa percobaan 12 bulan, karena dianggap melanggar Pasal 137 Ayat (1) KUHP tentang perbuatan menyiarkan tulisan atau lukisan yang menghina Presiden atau Wakil Presiden.


3.
Kerbau 'Sibuya' dan gambar cabul


Ini hinaan paling parah pada presiden Soeharto, Mega dan SBY
Kasus penghinaan juga pernah dialami mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kasus pertama yang dialaminya ketika sejumlah mahasiswa melakukan aksi demonstrasi menolak kenaikan bahan bakar minyak pada 2005 lalu

Saat menggelar aksi di depan Istana Negara, Presidium GMNI Monang J Tambunan berbicara di depan peserta aksi dengan kalimat yang dianggap menghina presiden. Alhasil, dia ditangkap aparat keamanan yang berjaga. Atas perbuatannya, dia diganjar sanksi kurungan 6 bulan penjara.

Selanjutnya, SBY kembali menjadi sasaran keisengan seorang bloger asal Yogyakarta bernama Herman Saksono. Herman menggunakan foto yang sempat menghebohkan, yaitu foto yang mirip Mayangsari dan Bambang Triatmojo dan mengganti wajah sang wanita dengan wajah Presiden RI sekarang.

Hasil editan itu kemudian ditampilkan di blog yang dikelolanya. Namun, SBY tidak memperpanjang masalah tersebut. Kasus ini pun dihentikan setelah Herman menghapus foto rekayasa itu di blog-nya.

Kisah Kabupaten Berpenduduk 473 Janda Muda dan Cantik ,di Indonesia

Flat News Magazine of Year     3:14:00 AM     No comments
Kisah Kabupaten Berpenduduk 473 Janda Muda dan Cantik ,di Indonesia
ilustrasi Model
Sebuah fenomena unik terjadi di salah satu wilayah Indonesia ini.
Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, terkenal mempunyai banyak penduduk wanita yang berstatus janda muda.

Kabupaten yang beribukota di Sampit tersebut punya banyak stok janda yang masih muda dan cantik.

Jika dihitung berdasarkan sensus penduduk, maka ada sekitar 473 wanita muda yang berstatus sebagai janda.

Tingginya angka wanita berstatus janda tersebut membuat keprihatinan tersendiri bagi warga dan pemerintah daerah setempat.

Pasalnya, meski kota mereka menjadi sedikit terkenal, tapi hal itu bukanlah sesutau yang membanggakan.

Banyaknya janda di daerah tersebut disebabkan karena tingginya angka perceraian yang terjadi.source
Warga daerah setempat mempunyai kebiasaan untuk menikahkan anak-anak mereka pada usia yang masih belia.

Hal itulah yang dilansir sebagai penyebab seringnyab terjadi kasus perceraian.
Para pasangan muda tersebut belum mempunyai pondasi yang kokoh untuk menjalani komitmen pernikahan, sehingga akhirnya mereka bercerai.
Selain itu, faktor ekonomi juga menjadi penyebab terjadinya perceraian.
Keadaan ekonomi yang sulit dan sulitnya mencari pekerjaan berimbas pada komitmen pernikahan yang tak bisa lagi dipertahankan.

Sebenarnya pemerintah telah memberikan himbauan kepada para orangtua di wilayah itu agar terlebuih dahulu mempersiapkan anak-anak mereka secara matang sebelum memutuskan untuk menikahkan anaknya.

Monday, August 22, 2016

Aduuh..! Guru Dicaci Maki Murid? Sabar Guru.....

Flat News Magazine of Year     12:46:00 AM     No comments
Aduuh..! Guru Dicaci Maki Murid? Sabar Guru.....
Guru adalah salah satu sosok yang berjasa dalam membentuk karakter kita.
Banyak orang yang berprofesi guru tidak menganggap profesinya tersebut sebagai pekerjaan saja namun sebagai sebuah tanggungjawab besar untuk membuat seseorang menjadi insan yang berguna.

Namun tentu tidak bisa dipungkiri jika tugas tersebut tidaklah mudah.
Berikut ini merupakan pengalaman guru bernama Najihah Ahmad saat menangani muridnya yang berontak karena telah ditegur.source
Pengalaman Najihah tersebut diposting di Facebook.
Hari paling sedih sepanjang bergelar guru

17 Agustus 2016, merupakan hari paling menyedihkan bagi Najihah sepanjang karirnya sebagai guru.

Ia dimaki muridnya sendiri dengan kata-kata yang sangat tidak pantas, setan dan babi.
Padahal apa yang Najihah lakukan pada murid tersebut sangatlah bertujuan baik.
Suatu hari ketika ia mengajar di kelas 3, seorang murid melaporkan sesuatu yang membuatnya resah.

"Guru aku melihat Ahmad (bukan nama sebenarnya) memegang payudara Nurul (bukan nama sebenarnya) tadi," ucap murid tersebut.
Mendengar laporan itu, Najihah pun segera memanggil Ahmad dan Nurul untuk ditanyai.
"Aku tidak sengaja," jawab Ahmad saat itu.

Najihah pun lega, mana mungkin murid usia 9 tahun melakukan pelecehan seksual pada teman wanitanya, pikirnya.
Ia pun beralih pada Nurul.
Jawaban dari Nurul justru sebaliknya.
"Ahmad sengaja," katanya.

Setelah ditanyai beberapa kali, akhirnya Ahmad pun mengaku sengaja melakukannya.
Tapi mereka berdua kompak jika hal itu hanya untuk bahan bercandaan.
Lemaslah Najihah saat itu, bagaimana mungkin hal seperti ini menjadi lelucon bagi anak-anak yang bahkan belum genap 10 tahun?

Najihah pun mengambil penggaris panjang dari kayu untuk menghukum mereka.
Najihah juga kembali menjelaskan pada anak-anak tersebut tentang bagian tubuh yang tidak boleh disentuh lawan jenisnya.
"Ada batas antara lelaki dan perempuan yang tidak boleh dilanggar, ini adalah peringatan terkahir. Guru tidak ingin kejadian yang sama terulang lagi," ucapnya dengan intonasi tegas.
Mereka pun kembali ke kelas dengan peringatan terakhir itu.

Dikatai babi dan setan
Setelah kejadian itu, seorang siswa perempuan lain datang menemui Najihah sambil menyerahkan buku catatan milik Ahmad.
Mereka mengatakan jika Ahmas menulis tentang Najihah di buku tersebut.

Betapa terkejut Najihah ketika membaca tulisan Ahmad tentang dirinya.
Dalam buku itu, Ahmad memaki Najihah dengan kata-kata kasar seperti 'setan' dan 'babi'.
Maka Najihah kembali memanggil Ahmad untuk ditanyai.

Bukannya marah, Najihah justru memperlakukan Ahmad seperti anaknya sendiri.
"Kamu katakan sejujurnya ahmad. Guru tidak akan marah, tapi guru ingin tahu, kau marah ke guru?"
"Tidak," jawab Ahmad.
"Kamu menulis ini?

Ahmad pun mulai menangis tersedu.
"Tidak perlu menangis, katakan sejujurnya, apa kamu menulis ini?"
"Ya."
"Apa perasaanmu ketika menulis ini?"
"Marah dan malu."
"Baik, guru bisa mengerti, kamu malu dengan teman-teman bukan?"
Ahmad mengangguk dan tangisnya semakin kencang.

"Dengar Ahmad, guru marah karena punya alasan. Kamu adalah anak yang baik, setiap pagi kau datang dan bantu guru angkat barang, guru menyayangimu karena kau baik. Guru minta maaf jika membuatmu marah. Tak apa kau mengatai guru setan, daripada suatu hari nanti ibumu yang dimaki orang karena kelakuanmu. Ingat pengorbanan ibu itu amat besar. Besok jika masih ada yang mempermalukanmu di kelas, kau lapor pada guru. Guru tegur orang itu."
Mendengar itu, tangis Ahmad pun semakin menjadi.
Ia terisak sambil berkata lirih meminta maaf pada gurunya.
Bukan hanya itu, Najihah juga memberi Ahmad uang untuk menyenangkan hatinya.
Ahmad keluar dari ruangan itu dengan hati lapang dan senyum mengembang.

"Betapa sucinya anak-anak. Tidak ada dendam, tidak ada dengki, ini pelajaran bagi saya untuk menjadi lebih baik lagi. Semoga saya selalu tulus mendidik," tulis Najihah di akhir penuturannya.






Thursday, August 18, 2016

Artis Bali Tewas di Tangan Suaminya ( Ni Putu Atrini)

Flat News Magazine of Year     12:06:00 AM     No comments
Jenazah Ni Putu Atrini di TKP, Rabu (17/8/2016)
Jenazah Ni Putu Atrini di TKP, Rabu (17/8/2016)
DENPASAR - Suasana di Jalan Gunung Payung II, Banjar Padang Sumbu Tengah, Desa Padangsambian Kelod, Denpasar Barat, Bali, berubah tegang, Rabu (17/8/2016) siang.
Salah seorang warga di perumahan itu, yakni Ni Putu Atrini (44), ditemukan tewas dalam posisi telentang di kamar mandi rumahnya.

Wanita yang dikenal sebagai artis Bali yang sering muncul di sebuah stasiun TV lokal di Bali dan sejumlah sinetron lokal ini, menghembuskan napas terakhir usai kepalanya dibenturkan berkali-kali ke lantai oleh sang suami, Ketut Sumerta (43).
Di hadapan polisi, Sumerta mengaku gelap mata saat membenturkan kepala sang istri.
Sumerta mengatakan, kemarahannya pada sang istri disebabkan sang istri yang kerap dipanggil Menik Gunung Payung (Menik GP), marah-marah terhadapnya.

Penyebabnya foto-foto Menik bersama teman-temannya sesama artis di Art Center Denpasar, Selasa (16/8/2016) malam, ternyata tidak bisa dibuka di kamera ponsel milik Sumerta.
Momen-momen yang dianggap penting oleh Menik GP itu memang dipotret dengan kamera ponsel Sumerta.

Menurut informasi dari tetangga korban, sejumlah rekan Menik GP yang kebanyakan dari dunia hiburan pop Bali datang ke tempat kejadian perkara.
Beberapa di antaranya terlihat menangis dan terpukul karena kehilangan sahabatnya yang tergabung dalam komunitas Pagending Bali.

Pada Selasa (16/8/2016) malam, kata tetangga, korban bersama dengan suami dan anak angkatnya PNA (13) pergi ke Art Center guna menyaksikan launching lagu dari Ketut Rochineng.
"Bisa dibilang, dia itu artis. Soalnya Menik sering muncul di TV di acara Samatra Bali. Tadi kenalan-kenalannya dari kalangan artis Bali datang ke sini. Semua nggak menyangka Menik pergi dengan cara yang tragis," ujar tetangga korban yang tidak bersedia namanya disebutkan.

Menurutnya, meski tinggal di dekat tempat kejadian perkara (TKP), dia tidak mendengar ada keributan pada saat kejadian.
Demikian pula antara korban dan pelaku yang berumahtangga sudah selama 16 tahun, menurut keterangan para tetangga, adalah pasangan suami-istri yang rukun.
Keduanya kerap beranjangsana dan bersosialisasi dengan para tetangga apabila ada kesempatan.source

"Tidak dengar ada ribut-ribut. Saya sendiri baru tahu Menik meninggal pas hari sudah jelang siang. Kata polisi yang tadi ke sini, mereka lakukan olah TKP. Menik meninggal saat subuh," kata si tetangga. 

Monday, August 15, 2016

Wow.! Curhat Arcandra Tahar Setelah Diberhentikan dari Jabatan Menteri ESDM

Flat News Magazine of Year     7:28:00 PM     No comments
Wow.! Curhat Arcandra Tahar Setelah Diberhentikan dari Jabatan Menteri ESDM
Menteri ESDM Arcandra Tahar.
Arcandra Tahar mengatakan pemberhentiannya secara hormat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral merupakan takdir.
 
“Saya tidak menyesalinya, semua sudah ada yang mengatur. Kenapa harus menyesal? Takdir itu sudah ada yang mengatur, sudah ditetapkan,” kata Arcandra saat dihubungi Tribunnews.com, Selasa (16/08/2016) pukul 00.20 WIB.

Saat dihubungi lewat telepon, nada suara Arcandra terang dan lugas. Pria kelahiran Padang, Sumatera Barat, 10 Oktober 1970, sempat balik bertanya kepada Tribunnews.com.
“Ini kan sudah malam, kok masih di kantor? Belum tidur ya?” tanya Arcandra.
Presiden Jokowi memberhentikan secara hormat Archandra sebagai Menteri ESDM pada Senin (15/8/2016) malam, melalui Menteri Sekretaris Negara M Pratikno.

"Setelah memperoleh informasi dari berbagai sumber maka Presiden memutuskan memberhentikan dengan hormat Saudara Archandra Tahar sebagai menteri ESDM," ujar Pratikno di Kantor Presiden.source

Presiden Jokowi mengambil keputusan tersebut setelah menyikapi pertanyaan publik soal status dwi kewarganegaran Archandra.
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan akan bertindak sebagai pelaksana tugas Menteri ESDM sampai diangkatnya Menteri ESDM yang baru.

Tudingan pengkhianat
Meski diberhentikan secara terhormat dari jabatan sebagai Menteri ESDM, Arcandra Tahar masih meluangkan waktu berbicara dengan Tribunnews.com.
Pria kelahiran Padang, Sumatera Barat, 10 Oktober 1970, itu menyadari namanya menjadi pusat pemberitaan karena memiliki dwi kewarganegaraan. Dengan tenang, ia mengomentari dirinya yang dituding macam-macam.

“Sudah banyak berita yang bercerita profile saya seorang pengkhianat, berita yang menyebutkan sosok saya tidak jujur," kata Arcandra kepada Tribunnews.com lewat sambungan telepon, Selasa (16/8/2016) dini hari.
Menurut dia, pemberitaan yang memojokkannya tersebut bergulir begitu saja, tanpa ada klarifikasi kepadanya. "Saya rasa banyak pemberitaan yang tidak melakukan klarifikasi,” ungkap dia.

Pria yang pernah menjabat sebagai Presiden Petroneering, Houston, Texas, ini tak menyesal telah diberhentikan oleh Presiden Joko Widodo, Senin (15/8/2016) malam, melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

“Saya tidak menyesalinya, semua sudah ada yang mengatur. Kenapa harus menyesal? Takdir itu sudah ada yang mengatur, sudah ditetapkan,” kata Arcandra.
Menurut Praktino, Presiden Jokowi memberhentikan Arcandra setelah memperoleh informasi dari berbagai sumber, menyikapi pertanyaan publik soal status dwi kewarganegarannya.
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan akan bertindak sebagai pelaksana tugas Menteri ESDM sampai diangkatnya Menteri ESDM yang baru.

Bingung
Muncul pertanyaan di publik, akan ke mana Arcandra Tahar setelah diberhentikan secara hormat sebagai Menteri ESDM.
Arcandra sempat membagikan keinginannya kepada Tribunnews.com pada Selasa (16/8/2016) dini hari, apakah kembali ke Amerika atau tetap di Indonesia.


“Kalau di Indonesia, apalagi yang harus saya selesaikan? Tetapi kalau kembali ke Amerika, saya tidak lagi punya paspor Amerika. Benar, saya tidak lagi punya paspor Amerika,” kata Arcandra.
Archandra lebih memilih pemberhentiannya oleh Presiden Joko Widodo sebagai takdir yang memang sudah digariskan. Semua itu Arcandra terima.

Tribunnews.com menyampaikan keinginan untuk wawancara lebih lanjut, tapi Arcandra undur diri. “Kita lihat besok, kalau saya masih hidup. Saya ingin istirahat dulu,” kata dia.
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan akan bertindak sebagai pelaksana tugas Menteri ESDM sampai diangkatnya Menteri ESDM yang baru.


Sunday, August 14, 2016

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini: Nggak Usah Takutlah Pak Ahok

Flat News Magazine of Year     7:26:00 PM     No comments
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (harian surya)
SURABAYA- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini geram dengan statemen Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, perihal pembangunan pendestrian di Surabaya.
Dalam komentar itu, Ahok sapaan akrab Basuki Tjahaja Purnama ini mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan pendestrian di Surabaya hanya sebatas Jakarta Selatan. Tersinggung dengan pernyataan itu, Risma pun angkat bicara.source

"Aku juga warga Surabaya yang punya harga diri. Aku lihatkan datanya ya, luas Surabaya itu 374 kilometer persegi. Sedangkan Jakarta itu luasanya 661,5 kilometer persegi. Surabaya itu separo lebih dibandingkan Jakarta,” kata Risma, Kamis (11/8/2016).
Pernyataan Ahok, secara tidak langsung telah menghina dan merendahkan harga diri warga Surabaya.
Risma kemudian menjelaskan, Surabaya sangat berbeda dengan Jakarta Selatan. Bahkan bila dibagi rata enam wilayah Jakarta, maka Jakarta Selatan luasanya hanya sekitar 120 kilometer persegi.

Selain luasan wilayah, mantan kepala DKP Kota Surabaya ini juga mengatakan, bahwa di Kota Pahlawan ia seorang diri menjabat sebagai Wali Kota.

Sedangkan di Jakarta, lanjutnya, Ahok telah dibantu lima wali kota dan satu bupati.
Sementara itu, untuk anggaran belanjanya pun juga memiliki perbedaan yang jauh, bila di Kota Surabaya sebesar Rp 7,9 trilliun dengan total penduduk sebanyak 2,9 juta. Sedangkan Jakarta anggaran belanjanya sebesar Rp 64 trilliun dengan total penduduk 10 juta orang.
"Jadi ini bukan masalah pencalonan gubernur atau tidak. Tapi kalau begini saya jadi harus ngomong. Kenapa Surabaya diserang terus, kalau begini kan Surabaya di hina. Kalau warga Surabaya marah, bahaya. Makanya putuskan komentar lebih dulu," kata Risma.
Persaingan pilgub DKI Jakarta menurut Risma, tidak sepatutunya mencatut nama Kota Surabaya.

Terlebih dengan mencecar Risma dari banyak aspek seperti saat ini. Bahkan Risma juga mengatakan seharusnya Ahok tidak perlu kuatir dan takut kalah.
"Aku salah apa, warga Surabaya salah apa, nggak usah takutlah Pak Ahok. Wong beliaunya itu incumbent," terang Risma.

Risma pun melanjutkan, mengenai pendestrian yang dimiliki Surabaya, itu bukan sekedar pendestrian biasa. Melainkan trotoar yang mahal dengan fasilitas box culvert yang berfungsi sebagai saluran air.

Selain itu, masih ada program yang patut dibanggakan, seperti pendidikan dan kesehatan gratis. Mobil jenazah dan ambulans pun sedia 24 jam gratis untuk warga tidak mampu.
Bahkan, Risma meyebutkan bila Kota Surabaya juga memberi makan pada lansia dan orang cacat. Ini merupakan bukti bahwa Surabaya tidak layak direndahkan.
"Kami juga bangun beberapa jalan sendiri pakai APBD. Ini bukan soal pencalonan ini sudah menyangkut harga dirinya warga Surabaya,” tegasnya.

Friday, August 12, 2016

Kereen Ingin Eksis di YouTube, Presiden Jokowi Minta Masukan ke YouTubers

Flat News Magazine of Year     10:39:00 PM     No comments
Presiden Joko Widodo menjamu makan siang sejumlah YouTubers, seperti yang ditayangkan dalam akun YouTube Arief Muhammad.
JAKARTA-- Di luar kesibukannya memimpin pemerintahan, Presiden Joko Widodo masih menyempatkan diri untuk berusaha eksis di media sosial.
Jokowi setidaknya memiliki akun di empat platform media sosial paling populer saat ini. Masing-masing di Facebook, Twitter, Instagram dan YouTube.

Namun. akun YouTube yang dibuat paling terakhir masih belum sepopuler tiga akun lainnya.
Meski sudah mengungggah 30 video sejak 27 Mei 2016 lalu, Jokowi saat ini baru mendapat 21.314 subscribers dan 452,138 views.

Akun Jokowi di YouTube bahkan kalah dibandingkan anak bungsunya, Kaesang Pangarep yang sudah mendapat 127.788 subscribers dan 7 Juta views. Padahal, Kaesang baru mengunggah sembilan video sejak 7 Maret 2016.

Topik mengenai akun YouTube Jokowi yang kurang laku ini pun menjadi salah satu perbincangan antara Presiden dan para YouTubers atau pengguna YouTube, saat makan siang di Istana Negara, Jakarta, Selasa (9/8/2016) kemarin.

"Jadi Presiden minta masukan juga, Presiden kan ada channel YouTube-nya. Enaknya bagaimana kontennya, biar yang nonton banyak, dan enggak kaku menontonnya," kata Arief Muhammad, salah satu dari 13 YouTubers yang berkesempatan diundang Jokowi makan siang di Istana.

Menurut Arief, ia dan para YouTubers lainnya pun menyarankan agar Jokowi membuat video yang tidak terlalu resmi.

Meskipun pekerjaan Presiden sehari-harinya harus bergelut dengan berbagai urusan negara yang bersifat resmi, namun ia menilai konten videonya masih bisa dikemas lebih santai.
"Kalau videonya resmi orang kan males menontonnya," kata Arief yang kini akun YouTube-nya sudah diikuti oleh 329,093 orang dan ditonton 30 juta orang.
Langkah Jokowi yang mengundang pegiat media sosial ke Istana ini sebenarnya bukan yang pertama kali.

Pada Desember 2015 dan Januari 2016 lalu, Jokowi juga pernah mengundang mereka yang aktif di media sosial seperti Twitter hingga blog Kompasiana.
Namun, pertemuan kali ini lebih difokuskan kepada pegiat media sosial yang lebih aktif di YouTube. Perbincangannya pun tak jauh-jauh dari media sosial berbagi video yang dimilik oleh Google itu.
Selain meminta masukan mengenai konten yang menarik penonton, Jokowi juga sempat bertanya mengenai pemasukan para YouTubers yang hadir.

Jokowi penasaran berapa penghasilan para YouTubers, karena sejak aktif di YouTube, Kaesang yang bersekolah di Singapura tak pernah lagi meminta uang jajan kepadanya.
"Kalian memang duitnya banyak ya? Kok Kaesang enggak pernah minta jajan lagi sih sama saya. Semenjak Kaesang jadi YouTuber enggak pernah minta jajan lagi," tambah Arief menirukan ucapan Jokowi.

Terakhir, lanjut Arief, Presiden juga berpesan agar para YouTubers terus berkarya dengan konten-konten positif.
Pemilik akun twitter @poconggg ini pun mengaku senang hobinya di media sosial bisa membawanya bertemu dengan Presiden.source

Sepulangnya dari Istana Kepresidenan, ia pun langsung mengunggah video makan siangnya dengan Presiden di YouTube. Video itu kini sudah ditonton oleh lebih dari 40.000 orang.
Jokowi dalam video itu terlihat akrab dengan para YouTubers. Para YouTubers pun tak segan bercanda mengenai berbagai hal dengan Presiden, mulai dari soal makanan yang disantap hinggga larangan menangkap Pokemon di Istana.
Penulis: Ihsanuddin

Ahok: Gue Bingung Gara-gara Lo, Bu Risma jadi Baper

Flat News Magazine of Year     10:34:00 PM     No comments
JAKARTA - Tiba-tiba saja, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meluapkan kekesalannya terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Risma tersinggung karena Basuki menyebut Surabaya setara dengan Jakarta Selatan.
"Pak Ahok (sapaan Basuki) kalau bicara pakai data dong, luas Surabaya itu hampir separuhnya luas DKI, dan itu saya sendiri yang pimpin," kata Risma, Kamis (11/8/2016).
Saat itu, Risma mengaku memang harus bicara karena Ahok dinilai kerap membanding-bandingkan pembangunan di Jakarta dengan Surabaya.
Menurut Risma, dia berbicara seperti itu sebelum warga Surabaya tersinggung dan melakukan sesuatu terkait ucapan Ahok.
Ucapan Ahok yang menyamakan Surabaya dengan Jakarta Selatan dinilai Risma sebagai persamaan dalam segi luas wilayah.
Risma menjelaskan, luas Surabaya 374,8 kilometer persegi, sementara luas DKI 661,5 kilometer persegi.

Uang Surabaya di APBD hanya Rp 7,9 triliun, sementara DKI Rp 64 triliun.
"Tetapi, kami bisa membangun trotoar, sekolah gratis, kesehatan gratis, bahkan memberi makan orang-orang jompo setiap harinya," kata Risma.
Risma mengatakan, Surabaya bisa melakukan itu semua karena menerapkan manajemen dan efisiensi anggaran yang cukup ketat sehingga bisa dioptimalkan untuk pelayanan masyarakat.
Awal kesalahpahaman
Sebenarnya, apa yang sudah dikatakan Ahok sehingga memancing kemarahan Risma?
Pernyataan Ahok yang menyinggung Risma diucapkan pada Kamis (11/8/2016) pagi.
Ketika itu, Ahok ditanya mengenai pembangunan trotoar di Surabaya yang lebih bagus daripada Jakarta.

Ahok mengatakan hal itu merupakan hasil tangan dingin Risma yang ia akui ahli dalam bidang tersebut.
Ia pun mengakui ingin belajar dari Risma terkait penataan trotoar.
"Makanya kita mau belajar itu dari Bu Risma. Bu Risma menata (trotoar) itu butuh waktu yang lama," ujar Ahok.

Ahok mengatakan, Risma sudah puluhan tahun belajar untuk menata kota.
Risma pernah menjadi kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya, kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Surabaya, hingga kini menjadi Wali Kota Surabaya.
Ahok mengakui pengalaman yang sudah lebih dari 10 tahun itu membuat Risma berhasil membenahi beberapa hal di Surabaya.
Ahok menuturkan, dia membutuhkan waktu agar trotoar di Jakarta bisa sebaik Surabaya, apalagi luas wilayah Jakarta lebih besar daripada Surabaya.

"Di Jakarta, ada 2.700 kilometer trotoar yang harus kita bangun. Kasih saya waktu, saya beresin," ujar Ahok.
Setelah itu, Ahok menjelaskan bahwa dia senang jika kepala daerah lain maju dalam Pilkada DKI 2017.
Sehingga, Pilkada DKI 2017 bisa diikuti oleh orang yang benar-benar teruji dan persaingannya lebih mengedepankan adu gagasan dan program.
Mantan Bupati Belitung Timur itu ingin saat debat cagub dan cawagub nanti, isinya adalah perbandingan kinerja para kepala daerah yang ikut Pilkada DKI 2017.
"Nah itu persaingan yang sehat, kita akan jelaskan kepada masyarakat, Surabaya itu cuma Jakarta Selatan. Kalau Jakarta ini bukan cuma Jakarta Selatan ini, ini ada Utara, Pusat, Timur, dan Barat, itu beda gitu lho," ujar Ahok.
Itulah sebabnya Ahok senang jika banyak kepala daerah yang maju dalam Pilkada DKI 2017.
Jika ada kepala daerah yang dirasa lebih baik memimpin Jakarta daripada dia, Ahok pun ikhlas melepas jabatannya.

"Aku dari dulu demen banyak orang yang bagus ikut, kalau ada gubernur lebih baik ya aku boleh pensiun, enak juga kan," ujar Ahok.
Itu merupakan konteks utuh pernyataan Ahok yang akhirnya menyinggung Risma.
Bukan membandingkan pembangunan Surabaya dan Jakarta, namun menegaskan bahwa Surabaya tidak bisa dibandingkan apple to apple dengan Jakarta. Sebab, Surabaya merupakan pemerintah kota sedangkan Jakarta adalah provinsi.

Penjelasan Ahok
Ahok pun bingung Risma bisa semarah itu. Dia merasa ada media yang salah kutip dan tidak utuh memberitakan pernyataannya terkait Surabaya. Ahok pun merasa di adu domba.
"Gue juga bingung, gara-gara lo, Bu Risma jadi baper (bawa perasaan), marah, gelar konferensi pers, seolah-olah aku diadu domba sama beliau," seloroh Ahok.
Ahok mengatakan tak pernah membandingkan luas Surabaya dengan DKI Jakarta.

Menurut dia, maksud membandingkan Surabaya dengan Jakarta Selatan karena sama-sama merupakan pemerintahan kota sehingga tidak pas jika pembangunan di Jakarta dibandingkan dengan Surabaya.

"Misalnya Adipura. Ada enggak bandingin Kota Surabaya sama Jakarta? Enggak," kata Ahok.
"Adipura itu bandinginnya apa? Surabaya dengan Jakarta Pusat atau Jakarta Selatan, wali kota sama gubernur juga beda," ujar Ahok.
Ahok kembali menekankan bahwa dia berharap seluruh kepala daerah berpengalaman untuk maju pada Pilkada DKI Jakarta 2017.source

Dengan demikian, mereka akan saling adu program untuk meraih simpati warga Ibu Kota.
Bukan justru menjual janji yang belum tentu terealisasi. Kepala daerah itu akan menjual prestasi-prestasi yang telah dicapai selama memimpin daerahnya.
"Jadi bukan saya mau mengecilkan Ibu Risma, apalagi mau menyakiti orang Surabaya," ujar Ahok.(Jessi Carina)




Pilgub DKI Jakarta:Risma: Aku Salah Apa? Nggak Usah Takutlah Pak Ahok

Flat News Magazine of Year     10:29:00 PM     No comments
Ahok dan Risma
SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) belum berhadap-hadapan secara resmi dalam Pilkada DKI Jakarta, namun mereka sudah terlibat polemik di media massa.
Risma merasa tersinggung oleh pernyataan Ahok yang menyebut Surabaya hanya setingkat dengan Jakarta Selatan.

Dalam sebuah kesempatan Ahok mengomentari keberhasilan pembangunan pendestrian di Surabaya. Menurut Ahok wilayah Surabaya hanya sebatas Jakarta Selatan.
"Aku juga warga Surabaya yang punya harga diri. Aku lihatkan datanya ya, luas Surabaya itu 374 kilometer persegi. Sedangkan Jakarta itu luasanya 661,5 kilometer persegi. Surabaya itu separo lebih dibandingkan Jakarta," kata Risma, di Surabaya, Kamis (11/8/2016).

Menurut perempuan pertama yang menjadi Wali Kota Surabaya itu, pernyataan Ahok, secara tidak langsung telah menghina dan merendahkan harga diri warga Surabaya.
Oleh sebab itu, Risma menjelaskan Surabaya sangat berbeda dengan Jakarta Selatan.
Manakala dibagi rata enam wilayah Jakarta, Jakarta Selatan luasanya hanya sekitar 120 kilometer persegi.

Selain luasan wilayah, Risma juga mengatakan, di Surabaya hanya ada satu wali kota.
Sedangkan di Jakarta, Ahok dibantu lima wali kota.
Untuk APBD juga memiliki perbedaan yang sangat besar. APBD Kota Surabaya sebesar Rp 7,9 trilliun, untuk keperluan 2,9 juta penduduk.

Sedangkan DKI Jakarta besaran APBD mencapai Rp 64 trilliun, total jumlah penduduk 10 juta orang.
"Jadi ini bukan masalah pencalonan gubernur atau tidak. Tapi kalau begini saya jadi harus ngomong. Mengapa Surabaya diserang terus, kalau begini kan Surabaya di hina. Kalau warga Surabaya marah bisa bahaya, makanya saya memutuskan untuk komentar lebih dulu," kata Risma.

Ditambahkan, persaingan dalam Pilkada DKI Jakarta menurut Risma tidak sepatutunya mencatut nama Kota Surabaya. Terlebih dengan mencecar Risma dari banyak aspek seperti saat ini.
Risma bahkan juga mengatakan seharusnya Ahok tidak perlu khawatir dan takut kalah.

"Aku salah apa, warga Surabaya salah apa, nggak usah takutlah Pak Ahok, wong beliaunya itu incumbent (petahana)," terang Risma.
Mengenai pendestrian di Surabaya, bukan sekadar pendestrian biasa, melainkan trotoar dari bahan mahal dengan fasilitas box culvert yang berfungsi sebagai saluran air.
Selain itu, masih ada program yang patut dibanggakan, yaitu pendidikan dan kesehatan gratis.
Mobil jenazah dan ambulans tersedia 24 jam, gratis untuk warga tidak mampu.
Risma menyebutkan Kota Surabaya memberi makan pada lansia dan orang cacat. Ini merupakan bukti Surabaya tidak layak direndahkan.
"Kami juga bangun beberapa jalan menggunakan dana dari APBD. Ini bukan soal pencalonan ini sudah menyangkut harga dirinya warga Surabaya," tegasnya," tandasnya.

Tak tersulut emosi
Risma berharap warga Surabaya tak tersulut emosinya. Ia menyebut musuh warga Kota Pahlawan adalah masyarakat ekonomi Asean.
"Musuh kita bukan orang Jakarta, Semarang, Bandung. Musuh kita sebenarnya adalah masyarakat ekonomi Asean. Sekali lagi saya berharap warga Surabaya tidak usah terpancing emosi," katanya.

Apakah pernyataan Ahok itu terkait skenario politik? Risma mengaku tak mengetahuinya. Ia menegaskan tak berniat untuk mencalonkan diri menjadi Gubenur DKI Jakarta.
"Saya nggak tahu, nggak ada gunannya terus nyerang aku. Itu kan jadi nggak bagus. Ya sudah, kalau memang aku yang mau di-itu (diserang), wong aku ya nggak ada niat dan kepingin untuk nyalon (menjadi calon Gubernur DKI Jakarta)," katanya.source

Disinggung apakah dirinya masih marah, Risma mengaku tidak marah.
"Saya ini sebenarnya tidak marah. Saya hanya ingin memberi tanggapan lebih dulu terhadap pernyataan Pak Ahok, mewakili warga Surabaya. Kan nggak bagus kalau warga langsung yang memberi tanggapan," katanya.
Ditanya soal pernyataan Ahok bila Risma jadi ikut Pilkada DKI Jakarta, Ahok akan beradu program, Risma pun menegaskan tak ada niatan untuk berangkat dalam pencalonan itu. "
Ya siapa yang mau berangkat (ikut Pilkada Jakarta), wong aku niat saja tidak ada,"tegasnya. (surya/ry) 

Loading...

Recommended

Like Us

Popular Posts

Find Us On Facebook

Company

Legal Stuff

FAQ's

Blogroll

Subscribe to Newsletter

We'll never share your Email address.