Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Friday, September 9, 2016

Tata Cara Mengirim CV ( Lamaran Kerja) Lewat Email yang benar

Flat News Magazine of Year     12:59:00 AM     No comments
Tata Cara Mengirim CV ( Lamaran Kerja) Lewat Email yang benar
Ada banyak cara yang bisa dilakukan dalam melamar pekerjaan. Seiring dengan berkembangan teknologi, kini para pelamar tidak perlu lagi datang ke perusahaan dan menyerahkan berkas lamarannya. Semua itu bisa dilakukan dengan hanya mengirimkan e-mail kepada perekrut yang berisikan CV serta persyaratan lain yang diminta.

Namun jika Anda tidak ingin CV beserta berkas-berkas berharga tersebut ditolak oleh perekrut, ada baiknya ketahui etika mengirimkan CV melalui e-mail seperti yang dituturkan oleh Chalifatunissa selaku HR Senior di Experd Consultant. Seperti apa?

1. Nama E-mail Formal
Gunakanlah nama e-mail yang formal, misalnya saja nama panjang Anda. Jangan pernah menggunakan nama e-mail yang aneh dan sulit dibaca. Penggunaan alamat e-mail seperti itu tentu saja akan memberikan penilaian yang kurang baik bagi untuk Anda. Selain itu, nama e-mail yang formal juga menunjukkan kesopanan dan membuat Anda lebih dewasa.

2. Domain E-mail
Jika sebelumnya Anda sudah pernah bekerja dan menggunakan domain email yang berhubungan dengan perusahaan Anda, jangan gunakan email tersebut untuk mengirimkan lamaran ke perusahaan baru. Hal tersebut mungkin akan menyinggung penerima email atau perusahaan lain tempat Anda melamar.

3. Berkas Lengkap
Wanita yang akrab disapa Nissa itu menekankan pentingnya untuk mengirimkan berkas yang lengkap. Misalnya, data diri, CV, foto, serta portfolio Anda jika memang diminta oleh perusahaan. Jangan lupa juga memberikan judul berkas dengan nama Anda agar perekrut lebih mudah membacanya.

4. Kalimat Pengantar
Salah satu kesalahan yang seringkali dilakukan oleh para pelamar yang mengirimkan lamaran pekerjaan lewat e-mail adalah isi e-mail yang kosong tanpa ada kata pengantar dan keterangan. Hal itu otomatis membuat CV Anda tersingkirkan dari pelamar lainnya karena dianggap tidak sopan dan kurang profesional.

Sebaiknya tulis kalimat pengantar yang singkat dan jelas di dalam badan e-mail. Tuliskan tujuan Anda mengirimkan CV serta permohonan Anda untuk melamar di perusahaan tersebut dengan posisi yang diminati.

5. Subyek E-mail Jelas
Hal terakhir yang harus diperhatikan adalah memberikan subyek e-mail yang jelas dan sesuai format yang diminta. Karena banyaknya e-mail yang bisa saja masuk ke akun perekrut, e-mail Anda mungkin saja bisa masuk ke folder spam atau tidak terbaca karena tidak sesuai dengan format.source

Rahasia Seputar Curriculum Vitae (Lamaran Kerja )

Flat News Magazine of Year     12:57:00 AM     No comments

Rahasia Seputar Curriculum Vitae (Lamaran Kerja )
Pernahkan Anda mengirimkan lamaran kerja namun tidak kunjung mendapatkan panggilan wawancara? Beberapa orang sering mengalami hal tersebut. Ada banyak faktor yang bisa saja terjadi, namun beberapa penyebab ini merupakan hal-hal yang sering membuat Anda tidak dilirik oleh perekrut.

1. Salah Tanggal
Dijelaskan oleh HR Senior di Experd Consultant Chalifatunissa, jangan mengirimkan lamaran pekerjaan dari tanggal yang sudah ditentukan. Misalnya Anda mengirimkan lamaran tersebut pada 20 Agustus, sedangkan tenggat waktu yang diberikan adalah 15 Agustus. Ada baiknya teliti kembali sebelum mengirimkan lamaran dan pastikan semuanya sudah benar. Jika ada kesalahan pada tanggal, perusahaan akan berfikir Anda tidak serius melamar kerja.

2. E-mail Tidak Jelas
Bila Anda mengirimkan lamaran kerja melalui e-mail, mungkin saja Anda memberikan subyek yang tidak jelas sehingga perekrut enggan untk membukanya. Ada baiknya gunakan subyek yang jelas dan sesuai format, seperti mencantumkan lamaran pekerjaan yang dimaksud dan posisi yang dituju.

"Jika Anda tidak menggunakan subyek dengan tepat email Anda kemungkinan besar tidak akan dibuka. Jangan gunakan alamat e-mail yang aneh saat dibaca, alamat email yang aneh akan membuat perusahaan berpikir Anda belum dewasa dan tidak serius dalam melamar pekerjaan," tutur Chalifatunissa saat diwawancarai Wolipop melalui e-mail, Senin (5/9/2016).

3. Foto Asal-asalan
Pas foto yang dibuat alakadarnya seperti berfoto dengan latar belakang tembok atau foto menggunakan ponsel akan membuat perusahaan mempertanyakan keseriusan Anda untuk melamar di perusahaan tersebut dan menganggap Anda tidak kompeten. Pastikan foto yang dikirimkan adalah pas foto resmi dengan latar belakang berwarna, pencahayaan yang bagus, serta pakaian yang rapi.

4. CV Terlalu Singkat
Konsultan lulusan S-1 jurusan Psikolog Universitas Tarumanagara itu menilai, CV terlalu singkat kurang jelas menggambarkan kejelasan profil Anda sehingga membuat perekrut tidak berminat melihat CV Anda. Sedangkan CV yang terlalu panjang dirasa membosankan dan tidak akan terbaca sepenuhnya.

"Jangan menggunakan jenis font dan ukuran yang tidak proporsional dan CV terlalu panjang. Tulislah dengan ukuran yang standar, jangan terlalu kecil dan jangan terlalu besar," lanjut wanita yang biasa disapa Nissa itu.

5. Kata-kata Tidak Baku
Nissa mengatakan, menyingkat kata dalam penulisan CV juga merupakan kesalahan fatal yang membuat Anda tidak dipanggil wawancara. Karena CV yang dibuat bersifat formal, maka dari itu tidak boleh ada penyingkatan kata dan gunakan kata-kata baku sesuai dengan ejaan.

6. CV Terlalu Kreatif
Jika Anda melamar pada posisi yang berhubungan dengan seni dan desain, CV yang atraktif dan berwarna-warni memang mampu menarik perhatian. Tetapi jika bukan pada posisi yang tidak berhubungan dengan seni, diharapkan CV dibuat tidak mencolok agar tampak resmi.

"Gunakan juga nama attachment yang sesuai, misalnya gunakan nama Anda dan posisi yang dilamar sebagai judul. Hal ini memudahkan pemberi kerja agar dapat lebih mudah mencari CV Anda saat dibutuhkan," tutupnya.source

Wednesday, August 17, 2016

Tip:Tutorial Hijab untuk Bergaya Vintage

Flat News Magazine of Year     7:43:00 PM     No comments
Tip:Tutorial Hijab untuk Bergaya Vintage
Beberapa wanita senang tampil dengan busana yang vintage. Ketika ingin bergaya klasik, padu padan yang simpel menjadi pilihan. Penerapan jilbab pun simpel saja saat menuangkan konsep busana vintage. Berikut tutorial hijab yang cocok untuk bergaya vintage.

Langkah 1

Tip:Tutorial Hijab untuk Bergaya Vintage

Siapkan scarf panjang bahan katun. Kemudian lipat sedikit sisinya dan letakkan di atas kepala dengan sisi kanan lebih pendek dari kiri. Satukan kedua bagian di bawah dagu dan sematkna jarum pentul atau peniti.

Langkah 2
Tip:Tutorial Hijab untuk Bergaya Vintage

Sisi yang panjang diputar melalui depan leher ke arah belakang hingga ujungnya kembali ke atas pundak kiri. Ambil kembali ujung sisi yang tadi diputar bawa ke atas pundak kanan dan selipkan di bawah scarf. source

Langkah 3
Tip:Tutorial Hijab untuk Bergaya Vintage

Sekarang sisi yang kanan dibawa ke arah pundak kiri dan selipkan di bawah scarf. Rapikan bagian kanan dan kirinya.

Selesai
Tip:Tutorial Hijab untuk Bergaya Vintage

Tip:Tutorial Hijab Praktis Menutup Dada Hanya 3 Step

Flat News Magazine of Year     7:39:00 PM     No comments

Tip:Tutorial Hijab Praktis Menutup Dada Hanya 3 Step
Sedang belajar tampil syar'i? Beberapa hijabers mulai berpakaian syar'i dengan pilihan kerudung menutup dada. Tidak harus langsung menggunakan khimar yang menutup hingga pergelangan tangan termasuk bokong, sebagian wanita muda memilih mengkreasikan jilbab mereka menjadi lebih panjang agar tidak memperlihatkan lekuk payudara. Kreasi jilbabnya yang simpel saja. Berikut tutorial hijab praktis menutup dada untuk kamu yang ingin belajar berpenampilan syar'i.

Langkah 1

Tutorial Hijab Praktis Menutup Dada Hanya 3 Step

Siapkan pashmina yang lebar dan panjang berbahan katun tebal. Disarankan menggunakan kerudung yang bahannya kaku, tidak lemas seperti satin atau sifon. Pegang kedua sisi yang lebar lalu tempelkan di bawah dagu. Kemudian tarik kedua ujungnya ke atas kepala secara bersamaan. Kedua ujungnya disatukan di atas kepala menggunakan jarum pentul. Tidak lupa juga diingatkan untuk menggunakan ciput ketika menerapkan tutorial hijab ini. Ciput membantu jilbab tetap rapi pada tempatnya.

Langkah 2
Tutorial Hijab Praktis Menutup Dada Hanya 3 Step

Bentangkan bagian tengahnya dan ujung scarf menggunakan kedua tangan. Lalu bawa bagian tengahnya memutar ke atas kepala hingga ujungnya berada di sebelah kanan. Pastikan bagian depan menutup dada.

Langkah 3
Tutorial Hijab Praktis Menutup Dada Hanya 3 Step

Ambil bagian ujung scarf. Lalu bawa memutar melalui depan dada namun posisinya di bawah scarf jadi tidak tampak bertumpuk. Letakkan ujungnya di atas pundak kiri. Jika takut berantakan ketika beraktivitas bisa disematkan peniti di bagian ujungnya.source

Selesai
Tutorial Hijab Praktis Menutup Dada Hanya 3 Step

Tutorial hijab praktis menutup dada selesai. Tutorial hijab ini cocok untuk diterapkan ke acara kasual.

Monday, August 15, 2016

Cara dan Tips Padu Padan Hijab untuk Wisuda

Flat News Magazine of Year     12:20:00 AM     No comments
Cara dan Tips Padu Padan Hijab untuk Wisuda Arina Yulistara - wolipop
Ketika merayakan wisuda, hampir semua wanita ingin tampil sempurna. Riasan penuh dengan memakai busana yang formal menjadi pilihan wanita modern. Beberapa wanita berhijab masih merasa bingung memilih busana yang cocok serta bagaimana padu padan hijab mereka ketika pergi wisuda. Berikut tips padu padan hijab untuk Anda yang akan merayakan wisuda.source

1. Kebaya atau Maxi Dress
Pilihan busana untuk wisuda umumnya kebaya atau maxi dress. Beberapa wanita yang ingin tampil tradisional memilih kebaya sebagai busana terbaik untuk wisuda. Perhatikan potongannya jangan terlalu ketat yang bisa membentuk tubuh. Daripada kebaya, untuk wanita berhijab lebih disarankan menggunakan maxi dress.

Pilih maxi dress dengan potongan melebar ke bawah yang akan membuat penampilan terlihat anggun. Tidak lupa tambahkan belt di pinggang sebagai pemanis penampilan. Jika tidak ingin terlalu terlihat beda dengan teman lain yang menggunakan kebaya, Anda bisa memilih maxi dress dengan sentuhan brokat pada bagian atasnya. Material lace juga dapat menambah kesan glamour.

2. Rok Tidak Menggantung
Terkadang ketika menggunakan kain atau rok panjang, wanita berhijab masih kurang sadar dengan panjang bagian bawahnya. Hindari menggunakan rok midi atau menggantung ketika wisuda. Rok midi atau yang menggantung lebih tepat digunakan saat sedang pergi liburan atau acara kasual karena bisa dipadankan dengan celana lurus atau slouchy. Saat wisuda, kain atau rok tidak cocok dipadukan dengan celana yang akan tampak memaksa.

3. Jilbab Simpel
Ketika wisuda, banyak wanita yang mengkreasikan jilbabnya. Namun beberapa di antara mereka mengenakan dua lapis jilbab untuk tampil maksimal. Ingat, Anda akan mengenakan topi wisuda yang di letakkan di atas jilbab. Jadi simpel saja pengaplikasiannya yang membuat penampilan terlihat lebih elegan. Sebaiknya tidak banyak menggunakan jarum pentul yang akan memberikan rasa kurang nyaman saat harus memakai topi wisuda selama beberapa jam.

4. Warna Jilbab
Perhatikan pula pemilihan warna jilbab, disarankan yang palet dasarnya solid seperti hitam, putih, atau cokelat. Kerudung dengan warna solid memberikan kesan elegan dan profesional. Hindari menggunakan kerudung dengan warna atau motif mencolok sehingga bisa menarik perhatian orang sekitar Anda.

5. Sepatu
Untuk sepatu, sebaiknya menggunakan high heels sebagai penyempurna penampilan. Sepatu hak tinggi dapat menunjang penampilan ketika naik ke atas panggung saat wisuda. Pilih high heels yang nyaman karena akan Anda gunakan selama berjam-jam. Wedges atau sepatu hak dengan alas kaki datar bisa menjadi pilihan bagi wanita yang tak suka menggunakan stiletto.

Inilah Kesalahan Wanita Indonesia Saat Berhijab yang Menyebabkan Rambut Rusak

Flat News Magazine of Year     12:17:00 AM     No comments

Inilah Kesalahan Wanita Indonesia Saat Berhijab yang Menyebabkan Rambut Rusak
Ketombe dan kerontokan menjadi masalah rambut yang sering dialami oleh wanita berhijab. Hal tersebut dikarenakan rambut yang tertutup seharian dan kurang memperhatikan perawatannya. Tak hanya itu, menurut dr. Amaranila Lalita Drijono, Sp.KK, rambut bermasalah juga bisa disebabkan karena pemakaian hijab yang kurang tepat. Ini menjadi salah satu kesalahan yang sering diterapkan para wanita berhijab Indonesia.

Saat ditemui Wolipop ketika acara soft opening Hair Care Center yang berkolaborasi dengan Phyto di tempat praktek pribadinya, Rumah Puan, dr. Amaranila menjelaskan bahwa penerapan jilbab yang kurang tepat bisa berpengaruh buruk pada rambut terutama untuk wanita Indonesia.source

Dokter lulusan Universitas Indonesia itu mengingatkan kalau kita hidup di negara tropis dengan cuaca cenderung panas dan lembab. Cuaca yang panas dan lembab membuat tubuh lebih banyak berkeringat. Ketika rambut mengeluarkan keringat kemudian ditutup dengan jilbab tentu keringat tidak akan keluar secara sempurna.

Maka dari itu, penerapan jilbab yang longgar lebih disarankan oleh dr. Amaranila. Bahkan dr. Amaranila menganjurkan untuk menggunakan kerudung loose dengan bahan menyerap keringat yang menutup sampai dada agar sirkulasi udara di bagian kepala tetap bagus.

"Indonesia panas tapi lembab artinya uap air di udara banyak tidak seperti di Arab Saudi, panas juga tapi menyedot air di kulit kita jadi dehidrasi. Makanya kalau di gurun pasir laki-laki juga harus ditutupi kepalanya kalau nggak bisa dehidrasi, rambutnya bisa mengalami kebotakan. Nah kalau berhijab di Indonesia, cuaca sedang panas kita keringatan karena ditutup hijab keringatnya nggak bisa sempurna keluar akhirnya ada kulit mati menumpuk, penyebab awal rambut rusak. Makanya pakailah selembar jilbab saja yang kainnya menyerap keringat jangan tebal. Lebih loose idealnya sehingga ada udara yang masuk memang kesannya kurang fashionable tapi balik lagi ke orangnya ya," papar dr. Amaranila kepada Wolipop di Rumah Puan, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (11/8/2016).

Pendiri klinik kecantikan Rumah Puan itu juga meningatkan para hijabers muda agar tidak menggunakan jilbab bertumpuk untuk berpergian di Indonesia. Jilbab bertumpuk bisa menjadi penyebab utama rambut rusak. Kerudung bertumpuk akan menghambat sirkulasi udara di area kepala. Tidak juga menggunakan kerudung yang mencekik leher.

Ketika ingin menerapkan jilbab bertumpuk, dr. Amaranila menyarankan untuk memakainya saat pergi liburan ke negara-negara yang memiliki musim dingin. Tak hanya itu, jilbab bertumpuk juga bisa diterapkan saat pergi ke Arab Saudi karena cuaca yang panas tapi kering untuk melindungi uap air dalam kulit agar tidak dehidrasi.

"Kalau kita pakai hijab saat winter di Amerika nggak apa-apa double-double karena untuk mencegah uap air agar nggak keluar, jadi kulit tetap terhidrasi. Di Arab juga bisa bertumpuk karena panas tapi kering supaya uap air tetap di dalam tidak tersedot keluar," tambahnya.

Untuk wanita Indonesia, gaya jilbab Turki lebih disarankan oleh dr. Amaranila karena simpel dan tidak perlu menggunakan berlapis-lapis jilbab. dr. Amaranila juga tidak menganjurkan untuk menambahkan aksesori berlebihan di atas kerudung yang bisa menghambat sirkulasi udara.

"Pakailah yang loose kayak orang Turki tuh cuma selembar. Jangan juga double lagi misalnya pake topi atau bunga yang besar ditumpuk di atas jilbab, itu jangan," ujarnya sebelum menutup perbincangan. (ays/ays)

Sunday, August 14, 2016

Video:Tutorial Hijab Formal untuk Meeting dengan Klien

Flat News Magazine of Year     10:56:00 PM     No comments
Ketika pergi ke kantor atau ada janji dengan klien, beberapa wanita berusaha tampil formal dan profesional. Tak sedikit dari mereka yang lebih memilih scarf segiempat dilipat menjadi segitiga agar tetap praktis tapi resmi. Pilihan material sutera atau satin menambah kesan formal saat diterapkan ke kantor. Berikut tutorial hijab dengan scarf segiempat yang bisa diaplikasikan saat meeting bersama klien.source

Langkah 1

Video:Tutorial Hijab Formal untuk Meeting dengan Klien

Siapkan scarf segiempat kemudian lipat menjadi segitiga. Sebelum memakainya tak lupa menggunakan ciput ninja terlebih dahulu untuk menjaga kerudung agar tidak mudah berantakan. Lalu letakkan scarf yang telah dibentuk menjadi segitiga di atas kepala dengan kedua sisi sama panjang.

Langkah 2
Video:Tutorial Hijab Formal untuk Meeting dengan Klien

Ujung scarf yang kiri dibawa ke atas kepala melalui depan dada. Sematkan jarum pentul pada bagian ujungnya. Pastikan jarum sudah tersemat hingga ciput Anda.

Langkah 3
Video:Tutorial Hijab Formal untuk Meeting dengan Klien

Ambil jarum pentul lalu sematkan di dekat telinga kanan. Ujung sisi yang kanan juga dibawa ke atas kepala melalui depan dada. Letakkan ujungnya di atas kepala. Sematkan jarum pentul di bagian ujungnya.

Langkah 4
Video:Tutorial Hijab Formal untuk Meeting dengan Klien

Lipat sisi kanan bagian depan ke arah belakang. Lalu sematkan jarum pentul di bagian lipatannya.

Selesai
Video:Tutorial Hijab Formal untuk Meeting dengan Klien

Tutorial hijab selesai. Simak video selengkapnya di bawah ini:

Video:Tutorial Hijab Semi Turban untuk Wanita Berkacamata

Flat News Magazine of Year     10:52:00 PM     No comments
Wanita berkacamata terkadang kurang nyaman saat memakai jilbab yang terlalu rapat ke wajah. Maka dari itu, beberapa di antaranya tidak suka mengkreasikan jilbabnya agar tetap nyaman selama seharian. Kini kreasi hijab bermacam-macam. Anda harus banyak mencoba untuk mendapatkan referensi gaya baru yang bisa menyegarkan penampilan. Salah satunya kreasi hijab semi turban. Berikut tutorial hijab semi turban yang cocok untuk wanita berkacamata. Tutorial hijab ini diterapkan oleh hijabers asal Rusia Nabiilabee.source

Langkah 1

Video:Tutorial Hijab Semi Turban untuk Wanita Berkacamata

Siapkan pashmina dengan bahan yang lentur. Lalu letakkan di atas kepala dengan salah satu sisi lebih pendek. Nabiilabee memilih sisi kiri lebih pendek dari kanan. Kemudian ambil jarum pentul dan sematkan dikiri juga kanan dekat telinga. Tidak lupa sebelumnya memastikan sudah menggunakan ciput ninja untuk menutup leher. Dan juga sudah menggunakan kacamata.

Langkah 2

Video:Tutorial Hijab Semi Turban untuk Wanita Berkacamata

Sisi yang panjang dibawa ke belakang punggung. Lalu bawa ujungnya memutar melalui belakang leher ke atas pundak kiri. Setelah itu ujungnya dibawa ke atas kepala.

Langkah 3

Video:Tutorial Hijab Semi Turban untuk Wanita Berkacamata

Bagian ujungnya diputar kembali melalui belakang leher ke atas pundak kiri. Biarkan ujungnya menggantung di atas pundak kiri.

Selesai

Video:Tutorial Hijab Semi Turban untuk Wanita Berkacamata

Tutorial hijab semi turban dengan kacamata selesai. Tutorial hijab ini cocok untuk acara kasual maupun semi formal tergantung padu padan busana Anda. Bila belum jelas, simak di bawah ini tutorial hijabnya:



Loading...

Recommended

Like Us

Popular Posts

Find Us On Facebook

Company

Legal Stuff

FAQ's

Blogroll

Subscribe to Newsletter

We'll never share your Email address.